Pages

Minggu, 21 Oktober 2012

membuat website cek harga pengirman (JNE)

Posted by anes 10:42 AM, under | 1 comment

akhirnya sempet juga buka dan update ini blog :D
untuk melepas rasa kangen ngeblog kali ini saya akan share cara cek harga pengiriman jne dari website kita sendiri,
ide ini datang ketika ada request untuk cek harga pengiriman jne untuk website e-commerce.
langsung aja masuk ke caranya, setelah searching2 di si om google dapet lah refrensi dari website ini.
biasakan untuk baca2 documentation nya dulu :)http://api.ongkir.info/docs/starting.html 
Selanjutnya, lakukan registrasi di http://api.ongkir.info//akun/registrasi .

Class.php file :

<?php
function get_city($query,$type)
{
//library yang harus anda download
require_once 'REST_Ongkir.php';

 $rest = new REST_Ongkir(array(
 'server' => 'http://api.ongkir.info/'
 ));

//ganti API-Key dibawah ini sesuai dengan API Key yang anda peroleh setalah mendaftar di ongkir.info
 $result = $rest->post('city/list', array(
 'query' => $query,
 'type' => $type,
 'courier' => 'jne',
 'API-Key' => 'ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ123456' ), 'JSON');

 try
 {
 $status = $result['status'];

 // Handling the data
 if ($status->code == 0)
 {
 return $cities = $result['cities'];
 //print_r($cities);
 //foreach ($cities->item as $item)
 //{
 //echo 'Kota: ' . $item . '<br />';
 // }
 }
 else
 {
 echo 'Tidak ditemukan kota yang diawali "band"';
 }

 }
 catch (Exception $e)
 {
 echo 'Processing error.';
 }
}

function get_cost($from, $to,$weight)
{
//library yang harus anda download
 require_once 'REST_Ongkir.php';

 $rest = new REST_Ongkir(array(
 'server' => 'http://api.ongkir.info/'
 ));

//ganti API-Key dibawah ini sesuai dengan API Key yang anda peroleh setalah mendaftar di ongkir.info
 $result = $rest->post('cost/find', array(
 'from' => $from,
 'to' => $to,
 'weight' => $weight.'000',
 'courier' => 'jne',
'API-Key' =>'ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ123456'
 ));

 try
 {
 $status = $result['status'];

 // Handling the data
 if ($status->code == 0)
 {
 $prices = $result['price'];
 $city = $result['city'];

 echo 'Ongkos kirim dari ' . $city->origin . ' ke ' . $city->destination . '<br /><br />';

 foreach ($prices->item as $item)
 {
 echo 'Layanan: ' . $item->service . ', dengan harga : Rp. ' . $item->value . ',- <br />';
 }
 }
 else
 {
 echo 'Tidak ditemukan jalur pengiriman dari surabaya ke jakarta';
 }

 }
 catch (Exception $e)
 {
 echo 'Processing error.';
 }
}

//$kota = get_city('ban','origin');
//echo json_encode($kota);

?>
 Lalu buat file tampilannya,di sarankan gunakan jquery autocomplete agar lebih menarik tampilan dan penggunaannya.
 index.php
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"></pre>
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8" />
 <title>jQuery UI Autocomplete - Default functionality</title>
 <link rel="stylesheet" media="screen" href="js/jqueryui/css/ui-lightness/jquery-ui-1.8.13.custom.css"></script>
 <script type="text/javascript" src="js/jquery.js"></script>
 <SCRIPT language="javascript" src="js/jquery-ui.min.js"></SCRIPT>

 <script>
 $(function() {
//autocomplete untuk mencari kota asal
 $("#from").autocomplete({
 minLength: 3,
 delay: 3,
 source: function(request, response) {
 $.ajax({
 url: "data.php?type=origin",
 dataType: "json",
 data: {
 term : request.term,
 from: $('#from').val(),
 },
 success: function(data) {
 response( $.map( data, function( item )
 {
 return{
 label: item.nama_kota,
 value: item.nama_kota,
 }
 }));

 }
 });
 },
 });

//autocomplete untuk mencari kota tujuan
$("#to").autocomplete({
 minLength: 3,
 delay: 3,
 source: function(request, response) {
 $.ajax({
 url: "data.php?type=destination",
 dataType: "json",
 data: {
 term : request.term,
 to: $('#to').val(),
 },
 success: function(data) {
 response( $.map( data, function( item )
 {
 return{
 label: item.nama_kota,
 value: item.nama_kota,
 }
 }));

 }
 });
 },
 })
 });
 </script>
</head>
<body>
<h2>Menghitung Onkos Kirim JNE</h2>
<form action="" method="post">
<table width="20%" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
 <tr>
 <td width="19%">From</td>
 <td width="81%"><input type="text" name="from" id="from" /></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>to</td>
 <td>&nbsp;<input type="text" name="to" id="to" /></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Weight</td>
 <td>&nbsp;<input type="text" name="weight" id="weight" />Kg</td>
 </tr>
 <tr>
 <td>Couriers</td>
 <td>&nbsp;<select name="couriers"><option value="jne">JNE</option></select></td>
 </tr>
 <tr>
 <td>&nbsp;</td>
 <td align="right">&nbsp;<input type="submit" name="go" value="Go" /></td>
 </tr>
</table>

</form>

<?php
if(isset($_POST['go'])){
//include file class.php untuk memanaggil fungsi get_cost(); yang berfungsi untuk menghitung ongkos kirim.
 include('class.php');
 $from = $_POST['from'];
 $to = $_POST['to'];
 $weight = $_POST['weight'];
//pemanggilan fungsi get_cost();
get_cost($from, $to,$weight);

}
?>
</body>
</html>
<pre>

Lalu buat file data.php untuk lookup datanya

<?php

//includekan file class.php
include('class.php');
$return_arr = array();

//tangkap variable type untuk mengetahui apakan kota asal (origin) atau kota tujuan (destination)

$type = $_GET['type'];

//panggil fungsi get_city() untuk mendapatkankan nama-nama kota.
 $cities = get_city(trim($_GET['term']),$type) ;

 $i=0;
 foreach ($cities->item as $value) {
 $row_array['id_kota'] = $i;
 $row_array['nama_kota'] = strval($value);

 array_push($return_arr,$row_array);
 $i++;
 }

/*convert ke dalam bentuk JSON. kira2 formatnya seperti ini
[{"id_kota":0,"nama_kota":"BANDAACEH"},{"id_kota":1,"nama_kota":"BANDARLAMPUNG"},{"id_kota":2,"nama_kota"</code><code>:"BANDUNG"},{"id_kota":3,"nama_kota":"BANGUI, CENTRAL AFRICAN REP."},{"id_kota":4,"nama_kota":"BANJARMASIN"</code><code>},{"id_kota":5,"nama_kota":"BANJUL, GAMBIA"}]
*/
echo json_encode($return_arr);
?>
 Oke sekian share dari saya, semoga bisa membantu anda :)

Thanks to :
http://ongkir.info
Refrence :
http://ramoreez.wordpress.com/2012/08/03/cara-ambil-harga-pengiriman-jne-dengan-php/






Kamis, 16 Juni 2011

Penggunaan POST dan GET dalam PHP

Posted by anes 7:13 AM, under | No comments


Dalam mengembangkan sebuah aplikasi web, seorang developer dihadapkan kepada beberapa opsi dalam melakukan update, insert, dan delete record database. Dan itu semua diawali pada penggunaan form dengan berbagai action dan method. Begitupun halnya pada implementasi ketika user memasukkan data ke dalam form inputan. Yang kemudian dilanjutkan kepada proses pengolahan dimana setelahnya hasil dari olahan tersebut dimasukkan kedalam database. Nah disinilah pemilihan fungsi method dibutuhkan. Method ini terbagi menjadi 2, yakni POST dan GET, masing masing memiliki perbedaan yang tipis.  Sederhananya method ini bekerja ketika si user menekan tombol submit dengan action yang telah disetting sebelumnya.  Dalam implementasi contoh kasusnya seperti ini, buat satu file html bernama index.html :
<html>
<head><title>Isi Buku tamu</title></head>
<body>
<form action=get.php method=get>
<table border=0>
<tr><td>Nama : </td><td><input type=text></td></tr>
<tr><td>Email :</td><td><input type=text></td></tr>
<tr><td>Homepage : </td><td><input></td></tr>
<tr><td>Isi :</td><td><textarea name=isi cols=25 rows=6></textarea></td></tr>
<tr><td></td><td><input type=submit value=Kirim></td></tr>
</table>
</form>
</body>
</html>
Dan get.php :
<?php
echo $_GET['nama'].”<br>”.$_GET['email'].”<br>”.$_GET['isi']
?>
Perhatikan url pada browser internet anda, terlihat url yang super panjang, ini terjadi akibat dari variable yang dihasilkan oleh form inputan kembali ditampilkan beserta isinya. Hal ini jelas memiliki dampak kelemahan karena umumnya browser hanya dapat memperlihatkan dan mengambil nilai sebanyak 256 karakter dari address bar. Dan tentunya hal ini akan berpengaruh kepada data yang akan diolah dan di simpan kedalam database nantinya.
Ditampilkannya hasil dari form inputan berguna sekali jika diimplementasikan pada pembuatan fasilitas searching. Namun hal ini menjadi kendala jika method get ini digunakan dalam menginput data dengan text yang panjang. Dari sinilah permasalahan seperti ini ditangani oleh method post. Tapi sebelumnya, buat sebuah file bernama index2.html :
<html>
<head><title>Isi Buku tamu</title></head>
<body>
<form action=post.php method=post>
<table border=0>
<tr><td>Nama : </td><td><input type=text></td></tr>
<tr><td>Email :</td><td><input type=text></td></tr>
<tr><td>Homepage : </td><td><input></td></tr>
<tr><td>Isi :</td><td><textarea name=isi cols=25 rows=6></textarea></td></tr>
<tr><td></td><td><input type=submit value=Kirim></td></tr>
</table>
</form>
</body>
</html>
Dan satu lagi halaman post.php berisi :
<?php
echo $_POST['nama'].”<br>”.$_POST['email'].”<br>”.$_POST['homepage'].”<br>”.$_POST['isi'];
?>
Jika user memasukkan data melalui form input yang ada di index2.html, maka hasil yang dikirimkan dengan method post tidak akan ditampilkan di address bar, namun tetap tersimpan dalam memory, untuk mengambilnya cukup dengan menggunakan variable $_POST[‘variable’], hal ini tentunya dapat mencegah url yang terlihatberantakan, dan penuh dengan noda-noda. sepertinya cukup jelas.
SUMBER : ilmuwebsite

Minggu, 17 April 2011

Cara Menghapus file dari server(PHP)

Posted by anes 8:40 PM, under | No comments

teman2 buat yg punya masalah untuk menghapus file dari webserver,
kali ini saya akan share cara mengahpusnya.
kita bisa menggunakan function unlink dari php.
cara penggunaan nya cukup taruh unlink("Direktori/namafile");
taruh proses ini setelah query delete di database berhasil.
dan setelah proses delete berhasil pasti file di server juga akan hilang.
Silahkan mencoba,
Semoga bermanfaat.

Sabtu, 08 Januari 2011

INSTALASI XAMPP

Posted by anes 9:45 PM, under | No comments

Oke sebelum lanjut ke Coding PHP,
kita perlu persiapkan senjata perang buat Coding PHP dulu.
yang pertama saya akan share cara instalasi XAMPP.
Buat yg belum tahu tentang xampp,saya akan jelaskan secara singkat.
XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program.
Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl.Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakanweb server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman webyang dinamis. Untuk mendapatkanya dapat mendownload langsung dari web resminya.

Xampp bisa kita download free di website resminya disini.
Oke kalau sudah selesai download langsung aja di lihat SlideShow instalasi nya :
Instalasi XAMPP


Oke sekian Tutorial dari saya,semoga bermanfaat.

Sejarah PHP

Posted by anes 6:06 AM, under | No comments

Rasmus Lerdorf



PHP adalah teknologi yang diperkenalkan tahun 1994 oleh Rasmus Lerdorf. Beberapa versi awal yang tidak dipublikasikan digunakan pada situs pribadinya untuk mencatat siapa saja yang mengakses daftar riwayat hidup onlinennya. Versi pertama digunakan oleh pihak lain pada awal tahun 1995 dan dikenal sebagai Personal Home Page Tools. Terkandung didalamnya sebuah parser engine (mesin pengurai) yang sangat disederhanakan, yang hanya mampu mengolah macro khusus dan beberapa utilitas yang sering digunakan pada pembuatan home page,seperti buku tamu, pencacah, dan hal semacamnya. Parser tersebut ditulis ulang pada pertengahan 1995 dan dinamakan PHP/FI Versiaon 2. FI(Form Interprenter) sendiri berasal dari kode lain yang ditulis juga oleh Rasmus, yang menterjemahkan HTML dari data. Ia menggabungkan script Personal Home Page Tools dengan Form Interprenter dan menambahkan dukungan terhadap server database yang menggunakan format mSQL sehingga lahirlah PHP/FI. PHP/FI tumbuh dengan pesat, dan orang-orang mulai menyiapkan kode-kode programnya supaya bisa didukung oleh PHP.

Sulit memberikan data statistic yang akurat, namun diperkirakan pada akhir 1996 PHP/FI sudah digunakan sedikitnya pada 15.000 situs web di seluruh dunia. Pada pertengahan 1997, angka tersebut berubah menjadi 50.000. Pada saat itu juga terdapat perubahan di dalam pengembangan PHP. PHP berubah dari proyek pribadi Rasmus menjadi sebuah tim yang lebih terorganisasi. Parsernya ditulis ulang dari bentuk rancangan awal oleh Zeev Suraski dan Andi Gutmans, dan parser baru ini adalah sebagai dasar PHP Version 3. Banyak kode utilitas yang berasal dari PHP/FI diport ke PHP3, dan banyak diantaranya sudah selesai ditulis ulang secara lengkap.
Pada pertengahan 1998, baik PHP/FI maupun PHP3 dikemas bersama dengan produk-produk komersial seperti server web StrongHold buatan C2 dan Linux RedHat, dan menurut survei yang dilakukan oleh NetCraft, kemungkinan PHP digunakan pada lebih dari 150.000 situs web di seluruh dunia. Sebagai pembanding, angka tersebut lebih banyak daripada pengguna server web Enterprise server buatan netscape di Internet .

sumber : Wikipedia